Kamis , Desember 13 2018
Home / Ekonomi & Bisnis / Trik Kendalikan Risiko Pasar Modal

Trik Kendalikan Risiko Pasar Modal

Ilustrasi. (Istimewa)

Berbicara tetntang perekonomian di masa kini sudah tak asing lagi. Banyak sekali pertanyaan yang memacu terhadap keadaan ekonomi, baik dari segi sistem perekonomiannya, tingkat perekonomiannya, hingga sampai dampak yang terjadi akibat perekonomian tersebut. Perekonomian yang tidak stabil mengakibatkan timbulnya masalah-masalah dalam suatu kegiatan, baik faktor eksternal maupun internal. Tingkat pengeluaran yang melebihi pendapatan akan berdampak risiko tinggi bagi para masyarakat.

Pengaruh masalah perekonomian juga terjadi karena adanya inflasi. Inflasi adalah kenaikan suatu harga barang secara terus menerus dan dalam kurun waktu tertentu. Maksudnya terjadi saat pengeluaran masyarakat semakin bertambah tetapi nilai harga barang semakin melonjak tinggi dibanding pengeluaran yang didapat. Salah satu cara yang efektif dalam mengurangi suatu pengeluaran dalam perekonomian yaitu menggunakan produk pasar modal. Lalu, apa pengaruh pasar modal terhadap perekonomian? Dan bagaimana mengatur agar tidak berisiko dalam pasar modal?.

Menurut UU Pasar Modal No.8 Tahun 1995 Pasar Modal adalah kegiatan yang bersangkutan dengan penawaran umum dan perdagangan efek, perusahan publik yang berkaitan dengan efek. Efek adalah surat berharga, yaitu surat pengakuan hutang, surat berharga komersial, saham, obligasi, tanda bukti hutang, unit penyertan investasi kolektif, kontrak berjangka atas efek, dan setiap derivatif dari efek. Salah satu cara untuk mengurangi defisitnya perekonomian yaitu dengan berinvestasi dalam pasar modal.

Dalam setiap melakukan transaksi terhadap peekonomian, di sisi lain pasti muncul adanya risiko masalah yang terjadi. Berinvestasi di pasar modal memang sangat menguntungkan, tapi berkemungkinan mengalami kerugian. Pasar modal berarti pasar uang. Resiko akibat berinvestasi di pasar modal:

  • Risiko Pasar, risiko ini karena fluktuasi nilai surat berharga sehingga capital loss
  • Risiko Individu, timbul pada sesuatu jenis investasi, tidak berpengaruh dengan perubahan pasar.
  • Risiko Reinvestment, bunga tidak sesuai prediksi
  • Risiko Inflasi, tingginya tingkat inflasi dibanding bunga kreditur terhadap debitur
  • Risiko Valuta, Perubahan kurs nilai mata uang
  • Risiko Gagal Bayar, debitur tidak mampu bayar kewajiban atas perjanjiannya
  • Risiko Politik, perubahan perundang-undangan
  • Marketability, instrument investasi sulit dijual sebelum jatuh temponya maka dana yang cair akan sulit

Dari ke 8 risiko perekonomian di pasar modal yang terjadi saat berinvestasi masing-masing akan muncul kerugian tehadap investor jika tidak berhati-hati dalm menginvestasikannya. Keuntungan berinvestasi dalam pasar modal karena juga dilihat jangkanya yang panjang dibandingkan hanya menabung biasa.

Trik yang tepat sebagai cara untuk mengendalikan risiko di pasar modal diantaranya: 1. Dengan diversifikasi (membagi modal investasi kebeberapa jenis aset yang ada), 2. Pilih aset investasi yang anda ketahui (memilih jenis investasi yang memang sudah legal dan memiliki izin dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) atau yang anda pahami), 3. Bisa memilih investasi tabungan (karena tabungan memiliki risiko yang kecil dan bisa dicairkan kapan saja ketika dibutuhkan). 4. Pelajari ilmu dasar investasi (pelajari bagaimana pengelolaan investasi dengan baik, pelajari risiko yang bisa saja terjadi).

Selain itu strategi berinvestasi dipasar modal juga diperlukan investor untuk mendapatkan capital gain serta kinerja yang baik, seperti mengumpulkan beberapa jenis investasi/saham dalam satu portofolio, membeli dipasar perdana dan dijual setelah saham tersebut dicatatkan di bursa, beli dan simpan saat investor memiliki keyakinan untuk berkembang, membeli saham tidur (saham yang jarang atau tidak pernah ada transaksi, bisa karena jumlah saham yang sedikit atau kinerja kurang baik), strategi perpindahan dari saham yang satu kesaham yang lain, konsentrasi pada jenis investasi tertentu, reksa dana cocok untuk investor yang tidak punya cukup waktu dalam investasi.

Memang berinvestasi dalam pasar modal bisa meningkatkan perekonomian yang cukup besar dan menghasilkan keuntungan, tetapi jika cara penginvestasiannya salah dan tidak sesuai maka akan menimbulkan risiko permasalahan yang menimbulkan kerugian (capital loss). Berhati-hatilah dalam berinvestasi, dan bijaklah dalam memilih investasi. [Dini Nur Hanifah]

Comments

comments