Kamis , Desember 13 2018
Home / Jabar / Cianjur / Terancam Kekeringan, Wakil Bupati Cianjur Imbau Warga Lakukan Antisipasi

Terancam Kekeringan, Wakil Bupati Cianjur Imbau Warga Lakukan Antisipasi

Ilustrasi kekeringan. (Istimewa)

CIANJUR – Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengimbau warga diberbagai wilayah untuk melakukan antisipasi kekeringan dan risiko bencana dan mengupayakan pengamanan sumber mata air untuk menghadapi kemarau panjang.

Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, di Cianjur beberapa waktu lalu mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan seluruh camat di berbagai wilayah untuk mengantisipasi kekeringan karena saat ini sudah memasuki musim kemarau dan kesulitan mendapatkan air mulai terjadi di sejumlah daerah.

“Untuk tahun ini yang harus diantisipasi kekeringan panjang 2019 karena diperkirakan kemarau akan terjadi sampai beberapa tahun selanjutnya,” kata Herman.

Pemerintah desa, ungkap dia, sudah didorong membuat embung atau penampungan air, jika memungkinkan membuat kolam penampungan air, sebagai upaya melakukan pengamanan sumber mata air atau sumber air bersih lainnya agar tidak terjadi krisis air.

“Perumdam juga kami dorong untuk menjaga sumber mata air yang tidak tertangani pemerintah desa atau kecamatan. Pemkab juga mengeluarkan surat edaran untuk mengurangi risiko bencana selain kekeringan,” katanya.

Dia mencontohan seperti mengecek daerah rawan bencana, tidak mendirikan bangunan di daerah dengan risiko bencana tinggi, mengaktifkan sistem peringatan dini, membentuk relawan penanggulangan bencana dan lainnya.

Sementara Direktur Utama Perumdam Tirta Mukti Cianjur, Budi Karyawan, mengatakan, pihaknya telah melakukan upaya pengamanan sumber mata air, rencananya akhir tahun ini ada beberapa sumber air yang segera dilakukan pembebasan.

“Sudah ada dua sumber mata air di Cugenang dan Karangtengah yang dibebaskan, sekarang rencananya di Cirumput juga akan dibebaskan. Sehingga untuk antisipasi terjadinya krisis air dapat teratasi dengan keberadaan sumber mata air baru,” katanya.

Dia menuturkan, untuk wilayah yang saat ini terkena bencana kekeringan, pihaknya sudah menyiapkan beberapa unit mobil tangki yang beroperasi mendistribusikan air ke wilayah yang mengalami kekeringan.

“Kalau terjadi kekeringan dapat langsung mengajukan, kami akan pilah wilayah mana yang harus disegerakan karena keterbatasan armada, namun semua akan kami penuhi,” katanya.

Antara

Comments

comments