Selasa , Desember 11 2018
Home / Jabar / Bogor / Surga Kuliner dan Pariwisata Keren di Bogor

Surga Kuliner dan Pariwisata Keren di Bogor

Kota Bogor. (Istmewa)

Surga kuliner dan pariwisatanya yang keren patutlah disematkan untuk kota yang sering disebut kota hujan bagi masyarakat yaitu kota Bogor. Curah hujan yang tinggi dengan rata-rata setiap tahun sekitar 3.500 – 4000 mm dengan curah hujan terbesar pada bulan Desember dan Januari. Kondisi iklim di Kota Bogor dengan suhu rata-rata tiap bulan 26’ C, suhu terendah 21,8’ C, suhu tertinggi 30,4’ C, dan kelembaban udara 70 %,membuat suhu di Bogor sangat sejuk, sebab secara geografis Kota Bogor terletak di antara 106’ 48’ BT dan 6’ 26’ LS. Hal ini menyebabkan wilayah kota Bogor dominan memiliki dataran tinggi dan tingkat kelembapan udara yang cukup tinggi pula. Oleh karena itu, kota Bogor disebut kota hujan dengan alamnya yang masih asri. Karena kedudukan geografis Kota Bogor di tengah-tengah wilayah Kabupaten Bogor serta lokasinya sangat dekat dengan Ibukota Negara, merupakan potensi yang strategis bagi perkembangan dan pertumbuhan ekonomi dan jasa, pusat kegiatan nasional untuk industri, perdagangan, transportasi, komunikasi, dan pariwisata.

Tidak hanya terkenal sebagai kota hujan tetapi, Bogor juga terkenal dengan kulinernya yang enak, terdapat titik-titik tertentu yang kerap disebut sebagai “Surganya Kuliner” yang tidak perlu diragukan lagi rasanya, kalau orang sunda bilang raos pisan (enak sekali). Mulai dari asinan Bogor, toge goreng, laksa Bogor, talas Bogor, aneka kue, minuman dan masih banyak lagi. Mungkin karena Bogor memiliki penduduk sebanyak 4.966.621 jiwa (11,03 %), menjadikan Bogor sebagai tempat menyalurkan kreativitas kuliner di masyarakat sehingga sekarang banyak bermunculan tempat-tempat kuliner terkemuka di kota Bogor. Sebut saja Laksa KP Cincau di Jalan Ranggagading dan Baso Seuseupan di Jalan Raya Bangbarung, yang tidak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Kota Bogor. Tidak hanya khas dengan kuliner tradisionalnya, Bogor juga menyediakan berbagai macam makanan ala eropa yang sudah dimodifikasi sesuai dengan lidah orang Indonesia. Mencicipi berbagai macam kuliner yang ada di Kota Bogor memang tidak ada habisnya. Hal inilah, salah satu alasan yang membuat orang ingin datang berkunjung ke Kota Bogor.

Selain itu, Kota Bogor juga memiliki potensi wisata yang wajib dikunjungi oleh wisatawan untuk berlibur. Objek wisata yang sampai saat ini ramai dan wajib kita kunjungi adalah Kebun Raya Bogor. Sebuah kawasan konservasi lingkungan hidup yang memiliki luas hingga 80 hektar, yang di cetuskan oleh Sir Thomas Stanford Rafless seorang Jendral Hindia-Belanda yang berkuasa saat itu. Kebun Raya Bogor memiliki koleksi tanaman yang terdiri dari 15.000 lebih jenis pohon dan aneka tumbuhan. Dan keberadaannya pun tidak bisa terlepas dari berdirinya Istana Bogor, yang merupakan satu dari enam Istana Presiden Republik Indonesia. Dan salah satu dari koleksi tanaman yang terdapat di Kebun Raya Bogor yang menarik wisatawan yaitu pohon sakura, tanaman asli dari Negara Matahari Jepang yang sudah ditanam sejak tahun 1953. Terdapat juga komplek pemakaman kuno pada zaman Hindia-Belanda, tempat dimakamkannya para Jendral Hindia-Belanda berserta keluarganya. Tidak hanya makam orang Belanda saja, tetapi terdapat makam yang dipercaya makam Ratu Galuh yang merupakan istri dari Prabu Siliwangi Raja Padjadjaran yang berkuasa di Tataran Sunda. Memang komplek pemakaman kuno ini jarang dikunjungi oleh wisatawan, tetapi memiliki daya tarik tersendiri bagi para penikmatnya.

Kota Bogor yang wilayahnya dominan dataran tinggi membuat Kota Bogor dikelilingi pegunungan yang luas seperti gunung salak, gunung pangrango dan masih banyak lagi, di tambah pepohonan yang rindang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung. Karena Baru-baru ini, Kota Bogor memiliki obyek wisata baru yang sedang ramai diperbincangkan yaitu Rumah Pohon Pabangbon di daerah Leuwilyang. Rumah pohon satu ini menyajikan panorama alam dengan pemandangannya yang sangat indah. Terdapat pula taman-taman yang disediakan oleh Pemerintah Kota Bogor untuk sekedar tempat berkumpul ataupun menikmati kuliner khas Bogor seperti Taman Kencana dan Taman Topi. Bogor juga memiliki berbagai macam wisata situs sejarah yang sering dikunjungi oleh wisatawan sebut saja wisata Prasasti Batutulis di kelurahan Batutulis yang menjadi pusat kajian sejarah di zaman Kerajaan Padjadjaran. Ditempat ini tersimpan benda-benda pusaka peninggalan Kerajaan Padjadjaran yang masih tertata dengan rapi. Umumnya wisata Prasasti Batutulis ramai dikunjungi oleh para pelajar sekolah maupun mahasiswa untuk menambah wawasan tentang seluk beluk Kerajaan Padjadjaran.

Kota Bogor memang tidak seramai Kota Jakarta akan tetapi Bogor memiliki berbagai macam potensi yang membuat Bogor menjadi tempat yang tepat untuk berinvestasi diberbagai bidang mulai dari industri, perdagangan, transportasi, jasa dan pariwisata. Hal tersebut membuat Kota Bogor menjadi persinggahan yang tepat bagi penduduk Jakarta, untuk menghilangkan kepenatan dari hiruk pikuk Kota Jakarta dan tidak bisa dipungkiri Bogor menyimpan romantisme tersendiri bagi masyarkat yang tinggal disana.

Diltulis oleh Siti Rohmah, STEI SEBI

Comments

comments