Selasa , Desember 11 2018
Home / Jabar / Garut / Sumber Air Berkurang, Garut Mulai Dilanda Kekeringan

Sumber Air Berkurang, Garut Mulai Dilanda Kekeringan

Aliran sungai Cimanuk, Garut. (Istimewa)

GARUT – Bupati Garut Rudy Gunawan menyatakan, sejumlah kecamatan di daerah itu mulai dilanda kekeringan akibat musim kemarau, yang menyebabkan warga kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

“Saat ini di Garut sudah mengalami kesulitan air, sumber air semakin berkurang,” kata bupati kepada wartawan di Garut, Senin.

Ia menuturkan, musim kemarau sudah melanda Kabupaten Garut, sehingga sejumlah daerah kesulitan air untuk memenuhi kebutuhan pertanian maupun rumah tangga.

Pemerintah daerah, kata dia, sudah mengumpulkan para camat untuk melakukan langkah mengatasi persoalan kekeringan di kecamatannya masing-masing.

“Sekarang camat dikumpulkan oleh sekda untuk meneliti masalah kekeringan,” katanya.

Ia menambahkan, kekeringan yang cukup parah terjadi di daerah tadah hujan seperti di wilayah utara Garut.

Sementara Sungai Cimanuk yang menjadi salah satu sumber untuk mengaliri areal pertanian, kata dia, sudah menyusut sehingga tak cukup untuk memenuhi kebutuhan air pertanian.

“Sumber air di Sungai Cimanuk sekarang sudah berkurang,” katanya.

Daerah yang mulai dilanda kekeringan pada musim kemarau meliputi Kecamatan Cibatu, Leuwigoong, Limbangan, Selaawi, Malangbong, dan Cibiuk.

Pemerintah daerah melakukan upaya mengatasi kekeringan tersebut dengan mencari sumber mata air baru, pompanisasi dan bak penampung air.

Antara

Comments

comments