Kamis , Desember 13 2018
Home / Opini / Solusi problematika Manajemen SDM Bank Syariah

Solusi problematika Manajemen SDM Bank Syariah

Ilustrasi. (Istimewa)

Hancurnya perekonomian dunia dan krisis ekonomi yang di sebabkan oleh ekonomi kapitalis merupakan isyarat dan peringatan dari ALLAH swt untuk kembali kepada syariatNYA, ekonomi syariah merupakan alternative untuk memperbaiki perekonomian dulu, sekarang,dan nanti,ekonomi syariah juga adalah solusi untuk mengatasi krisis ekonomi baik di Negara mayoritas islam,maupun minoritas islam,menjalankan sistem ekonomi syariah bukan hanya tuntutan ajaran agama islam,melainkan untuk menegakan ekonomi yang adil,perlu di ketahui bahwasanya ekonomi islam bukanya hanya mengutamakan keadilan,namun melihat juga ke maslahatanya,jika kita melihat perekonomian pada masa rosululah saw,tidak ada kaum yang merasa tertindas karna perekonomian,atau tidak adilnya perekonomian islam pada zamanya.

Dengan demikian,untuk mewujudkan sistem dan tatanan perekonomian syariah yang sehat dan istiqomah maka dalam penerapan prinsip syariah di butuhkan sumber daya insani(SDI) yang menguasai syariah dan tekhnis perbankan,karna SDI syariah,mampu dan siap untuk memenuhi kebutuhan perbankan syariah,walaupun di Indonesia, perbankan syariah masih relatif minim.

Namun faktanya para karyawan bank syariah sendiri adalah jebolan dari bank konvensional,yang latar belakang pendidikan non syariah,sehingga masih ada yang melanggar kepatuhan syariah,mungkin karna mereka merasa sudah berpengalaman dalam perbankan konvensional,mereka beranggapan bahwa bank konvensional dan syariah sama,padahal sudah jelas,bahwa mereka melanggar visi dan misi bank syariah,oleh karena kurangnya pemahaman inilah menyebabkan tercemarnya bank syariah.

perkembangan perbankan ini tentunya juga harus di dukung oleh sumber daya manusia(insani) yang memadai,baik dari segi kualitas,maupun dari segi kuantitas.namun,dari realitas yang ada menunjuksn bahwa masih banyak SDM yang selama ini terlibat dalam institusi syariah,tidak memiliki pengalaman akademis dan peraktis dalam Islamic banking.tentunya kondisi ini sangat cukup signifikan mempengaruhi produktifitas dan profesionalisme perbankan syariah itu sendiri.

Upaya untuk membangun SDM perbankan syariah bukanlah tugas yang mudah,ini adalah tugas seluruh umat manusia,karna perbankan syariah sangat berkaitan penting dengan perekonomian pada saat ini,oleh sebab itu SDM perbankan syariah diwajibkan memiliki akhlak yang dilandasi oleh sifat-sifat yang dapat dipercaya (amanah), memiliki tingkat kejujuran yang tinggi (shiddiq), dan senantiasa membawa dan menyebarkan kebaikan (tabligh), serta memiliki keahlian dan ilmu pengetahuan (fathanah). Oleh karena itu, idealnya SDM yang bekerja di bank-bank syariah adalah orang-orang yang memiliki pemahaman dan pengetahuan yang tinggi di bidang keuangan(perbankan) serta memahami prinsip-prinsip syariah.insyAllah jikalau memiliki pemahaman dan pengetahuan tentang prinsip prinsip syariah,maka jayalah perekonomian dan perbankan di seluruh negara,baik

Negara mayoritas islam,ataupun negara minoritas islam,karna hakikatnya islam itu memudahkan/membantu,hanya terkadang manusia itu sendiri yang membuatnya sulit,maka dari itu tidak heran jikalau ada non muslim yang menggunakan bank syariah,yang non muslim saja tau mana yang baik,kita sebagai ummat muslim kenapa harus mikir lagi untuk menggunakan perbankan syariah,seharusnya kita menjadi teladan buat mereka kaum minoritas,karna perekonomian dan perbankan syariah jalan satu satunya untuk mengahiri krisis dunia,karna sudah jelas dan tidak di ragukan lagi bahwa perbankan atau perekonomian yang berbasis syariahlah yg mampu mengatasi hal tersebut,karna sudah jelas dalam Al-qur’an,dan tidak bisa di bantah oleh siapapun,karna langsung di sebut dalam kalamullah(al-qur’an) di jelaskan(Qs.30;30) yang intinya perbankan dan ekonomi syariah adalah solusi untuk perekonomian dulu,nanti,dan masa yang akan datang,dan tentunya sumber daya manusia yang berkualitas dalam pemahaman prinsip prinsip islam adalah suatu kekuatan yang dapat mendorong pertumbuhanbisnis perbankan syariah.

Dari sinilah,mari kita mulai untuk merubah pemikiran masyarakat untuk beralih kepada perbankan syariah,maka tidak salah apabila masyarakat berharap terhadap munculnya bank syariah sebagai solusi atas. dampak negative dari bank konvensional. (Mita heryanti karta putri lo-shiin)

Comments

comments