Senin , November 19 2018
Home / Jabar / Sukabumi / Semangat Gotong Royong, Pemuda Muhammadiyah Lebaksiuh Sukabumi Bantu Bangun Rumah Tak Layak Huni

Semangat Gotong Royong, Pemuda Muhammadiyah Lebaksiuh Sukabumi Bantu Bangun Rumah Tak Layak Huni

(Foto: Dok. Pemuda Muhammadiyah)

SUKABUMI – Sebagai bentuk keprihatinan dan kepedulian kondisi masyarakat yang terpuruk secara ekonomi, Pemuda Muhammadiyah cabang Lebaksiuh di Desa Sukamaju, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menargetkan membangun setidaknya 15 rumah tidak layak huni (Rutilahu).

Demikian ditegaskan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah, Majelis Ekonomi Sosial Kemasyarakatan, Andri Kurniawan kepada JabarPos belum lama ini.

“Hingga saat ini sudah 7 rumah yang kita bangun dari rencana 15 rumah. dari 15 rumah ini, 10 rumah akan dibangun total dan sisanya di renovasi,” jelas Andri.

Meski begitu, Andri mengatakan tidak menutup kemungkinan jumlah tersebut akan bertambah mengingat dirinya mengaku mendapatkan banyak permintaan untuk program sosial ini.

Sementara untuk pendanaan, Andri mengatakan selain menghimpun dana dari swadaya masyarakat, juga para pemuda, dan donatur.

“Dukungan dari Pemda sendiri sampai saat ini Alhamdulillah masih berupa doa saja, dan acungan jempol,” ujarnya.

Lebih lanjut Andri mengatakan bahwa untuk menghindari fitnah penyalahgunaan dana masyarakat tersebut, Pemuda Muhammadiyah Lebaksiuh tidak menerima donasi tunai, melainkan hanya dalam bentuk barang yang diperlukan untuk proses pembangunan.

“Siapapun donaturnya, silahkan menghubungi salah satu material yang sudah kami tunjuk, silahkan beli sendiri dan kami menerima barangnya untuk proses renovasi program Ratulihu ini,” tegas Andri.

Berdasarkan data yang diterimanya dari Desa Sukamaju, kata Andri, sedikitnya ada 261 Rutilahu, masing-masing RT ada enam rumah, namun yang akan dibangun sesuai skala prioritas yang notabenenya fakir miskin, janda jompo, dan lain sebagainya.

“Di sini untuk mencukupi kehidupannya bertani, itu pun bukan milik pribadi. Jangankan untuk membangun rumah, buat makan saja mungkin pas-pasan,” pungkasnya. (san)

Comments

comments