Jumat , Desember 14 2018
Home / Ekonomi & Bisnis / Peran Audit External di Pasar Modal

Peran Audit External di Pasar Modal

Ilustrasi. (Istimewa)

Setiap perusahaan komersial pasti memerlukan modal untuk mendanai kegiatan usahanya. Modal yang diperlukan pun seringkali bukan modal yang bisa diberikan individu perorangan. Akan tetapi karena nominal yang terlampau besar, modal biasanya didapat secara kolektif melalui instrumen saham.

Dan merupakan cita-cita setiap perusahaan untuk dapat menerbitkan sahamnya di bursa. Karena dengan begitu, selain menjadi perusahaan terhormat, perusahaan juga mudah mencari modal dimana perlu, karena sahamnya diterima dimana saja sebagai jaminan utang piutang.

Perlu kita ketahui bahwa setiap perusahaan terbuka yang listing sahamnya di bursa, diwajibkan oleh regulasi untuk mempublikasikan laporan keuangan tahunan ke publik. Fungsinya adalah supaya publik tahu keadaan keuangan perusahaan yang bersangkutan seperti apa pada tahun tersebut. Sehingga dapat menjadi dasar bagi publik untuk mengambil keputusan berkenaan dengan perusahaan terkait.

Apabila laporan keuangan mengindikasikan kesehatan keuangan yang baik, tentu akan berdampak baik bagi permodalan perusahaan tersebut. Kondisi perusahaan yang baik dapat membuat para pemegang saham tetap loyal. Juga dapat menarik hati para investor baru untuk ikut menanam modal di perusahaan tersebut nantinya.

Namun, bagaimana bisa kita percaya dengan laporan keuangan yang diberikan perusahaan? Apa yang menahan mereka untuk tidak memberikan keterangan palsu demi mendapatkan keuntungan? Apa yang menjadi dasar kita tetap menjadikan laporan keuangan tersebut sebagai sandaran dalam pengambilan keputusan?

Disinilah peran audit external muncul. Sebuah Kantor Akuntan Publik (KAP) yang umumnya beranggotakan para auditor external. Memiliki peran untuk memeriksa kembali kesesuaian laporan keuangan yang telah dibuat oleh manajemen perusahaan. Tidak sekedar memeriksa kesalahan laporan, seorang auditor external juga dituntut untuk mencari celah-celah kemungkinan kecurangan yang mungkin terjadi pada perusahaan tersebut.

Apabila hasill audit menunjukan bahwa laporan keuangan telah sesuai, dan tidak ada indikasi kecurangan yang diilakukan perusahaan. Maka KAP akan memberikan assurans (jaminan) kepada publik bahwa laporan keuangan perusahaan terkait sudah benar, dengan mengeluarkan opini audit “Wajar Tanpa Pengecualian”.

Laporan hasil audit itulah yang biasanya diterbitkan di bursa. Sehingga publik tidak perlu khawatir ada manipulasi laporan disana. Dan dapat menjadikan laporan keuangan tersebut sebagai landasan dalam mengambil keputusan. [Rusliana/STEI SEBI]

Comments

comments