Kamis , Desember 13 2018
Home / Ekonomi & Bisnis / Pembenahan SDM pada Lembaga Keuangan Syariah

Pembenahan SDM pada Lembaga Keuangan Syariah

Ilustrasi.

Sumber daya manusia merupakan salah satu jantungnya perusahaan dalam menentukan kemajuan dan kemunduran sebuah perusahaan. Dalam sebuah perusahaan tentunya kita memerlukan SDM yang berkualitas untuk kemajuan perusahaan, khususnya pada lembaga keuangan syariah yang saat ini di nilai masih kurang memadai dalam pengembangan SDM nya. di lansir pada REPUBLIKA.CO.ID Sumber Daya Manusia (SDM) keuangan syariah dinilai masih menjadi pekerjaan rumah industri keuangan di Indonesia. Perkembangan industri pun belum dapat diimbangi dengan perbaikan SDM.

Ketua Dewan Komisaris Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad mengatakan, industri keuangan syariah di Indonesia sebenarnya sudah mulai membaik dengan banyaknya sektor keuangan syariah. Infrastruktur keuangan syariah pun semakin membaik setiap harinya. Namun, perbaikan ini justru belum diimbangi dengan SDM syariah yang berkualitas. SDM yang ada sejauh ini masih menjadi hal yang perlu didorong sehingga mampu berada sebagai pemain syariah yang profesional.

Beberapa tujuan manajemen SDI dijelaskan oleh Antonio (2011), yakni:  Peningkatan efesiensi, efektivitas, dan produktivitas , Rendahnya tingkat perpindahan pegawai, tingkat absensi dan komplain dari nasabah, Tingginya kepuasan kerja karyawan dan tingginya kualitas pelayanan dan Meningkatnya bisnis perusahaan

SDM yang ada pada keungan syariah saat ini di nilai masih minim akan keahliannya. Maka dari itu perlunya pembenahan SDM yang berkualitas demi kemajuan lembaga keuangan syariah ke depannya.

“Untuk itu, perlu ada lembaga sertifikasi profesi yang bisa meningkatkan keahlian SDM. Lembaga ini juga harus lebih detil dalam berbagai aspek agar keterampilan SDM semakim terasah,” kata Muliaman, Jumat (29/7).

Saya setuju sekali bahwa di keuangan syariah dalam bidang SDM nya harus sangat diperhatikan sedetail mungkin. Karena kurangnya jumlah SDM yang berkualitas, akan mempengaruhi terhadap bisnis syariah di Indonesia. Pertumbuhan bank syariah akan semakin berkembang pesat, bila tidak diiringi dengan jumlah SDM tersedia, maka perjalanan industri ini menjadi tersendat.

Perkembangan syariah saat ini membutuhkan SDM yang memumpuni dibidangnya. Sumber daya manusia pada perbankan syariah bukan hanya skill atau kemampuan saja. Tetapi kepribadian atau akhlak yang dimiliki sumber daya manusia itu sendiri, istilahnya dengan adanya manajemen sumber daya insani. Dimana SDM tersebut memiliki kualitas dalam bidang keilmuan khususnya ekonomi syariah dan mampu bersaing dengan SDM lainnya.

Melihat fenomena diatas saya menyimpulkan bahwasannya ada beberapa strategi yang saya tawarkan dalam pembenahan tersebut. Diantaranya, perlu adanya pengawasan terhadap kinerja karyawan di lembaga keuangan syariah. Pengawasan tersebut berupa pemberian pengarahan atau tranining bagi karyawan. Selanjutnya, meningkatkan keahlian karyawan dalam pemberdayaan atau pemerataan ilmu terkait Ekonomi Syariah. Hal ini melihat beberapa fenomena yang menjadi kendala sebuah lembaga keuangan syariah yang masih banyak mengakuisisi pegawai-pegawai konvensional bekerja di lembaga keuangan syariah.

Mengadakan sinergi dengan berbagai stakeholder yang ada, misalnya melakukan sinergi dengan lembaga kampus dengan menyediakan pendanaan beasiswa kepada mahasiswa mahasiswa yang berkompeten dibidangnya, misalnya kampus yang memiliki jurusan atau fakultas mualah. Dengan begitu lembaga keuangan syariah dapat melahirkan generasi-generasi yang berkualitas, berakhlak dan berkompeten dibidangnya. (Dinda Ayu Amalia)

Comments

comments