Kamis , Desember 13 2018
Home / Feature / Mau Buat Ruangan Kecil jadi Lapang? Ini Rahasianya!

Mau Buat Ruangan Kecil jadi Lapang? Ini Rahasianya!

Ruangan kecil sering kali membuat kesulitan dalam mengatur letak posisi barang. Terkadang juga bisa berdampak ketidaknyamanan dalam melakukan aktivitas jika tidak pandai dalam mengsiasati ruangan kecil tersebut agar terasa lapang. Maka kreativitas dalam menata ruang sangat diperlukan. Seorang desainer muda lulusan S1 Desain Interior ITB yang bernama Muhammad Ibrahim Ananda, S.Ds atau akrab disapa Baim ini akan membagikan beberapa cara mudah dan kreatif yang bisa dilakukan agar ruangan kecil jadi terasa lapang. Penasaran? Yuk, simak rahasianya di bawah ini!

Menurut Baim yang bekerja sebagai koordinator desainer di perusahaan Seni Jaya ini, ada 3 hal utama yang perlu diperhatikan yaitu, penggunaan material, pemilihan warna, dan penentuan konsep yang minimalis. Sebelumnya, tentukan dulu aktivitas apa saja yang sekiranya akan dilakukan di dalam ruangan. Dari aktivitas itu, kita bisa menentukan kebutuhan apa saja yang dibutuhkan di dalam ruangan tersebut. Misalnya, di dalam ruang kamar tidur dengan adanya aktivitas yang biasa dilakukan seperti belajar, membaca, tidur, dan sebagainya akan muncul kebutuhan furnitur seperti tempat tidur, lemari, dan meja belajar. Jika ternyata dengan semua kebutuhan itu membuat ruangan terasa kecil atau sempit, maka ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan :

Menggunakan warna-warna yang cerah atau terang.

Baim menjelaskan warna-warna cerah akan memberikan kesan lebih luas. Sesuai pula dengan yang dilansir rumahlia.com, efek dari warna terang terhadap ruangan yang sempit akan memberikan kesan yang lebih luas dan lapang. Sementara warna-warna gelap akan memberikan kesan ruangan menjadi lebih kecil dan sempit. Aplikasi dari warna-warna terang ini dapat diterapkan pada semua unsur ruangan seperti dinding, jendela, ceiling, lantai dan interior ruangan.

Menggunakan cermin dengan ukuran cukup besar.

Penggunaan cermin yang melapisi dinding memberikan kesan ruangan terlihat jauh lebih luas akibat pantulan dari cermin. Karena hal ini untuk “menipu” mata, maka letakkan cermin di area tengah ruangan yang merupakan titik utama penglihatan. Selama bekerja sebagai desainer di beberapa perusahaan desain interior, Baim menganggap pemakaian cermin ini adalah cara yang paling efektif. Cermin juga bersifat sebagai kamuflase. Seperti yang dilakukan Baim dalam salah satu contoh desain interior apartemen kecil yang dibuatnya ini. Salah satu bidang cermin yang ada pada desain ini Baim jadikan pintu kamuflase ke sebuah kamar. Ada pula contoh desain rumah tinggal yang mengandalkan cermin dilengkapi dengan lighting di atas dan bawah sisinya sebagai batas cermin.

Penggunaan furnitur yang efektif.

Kata efektif disini bisa berarti penggunaan furnitur yang kecil, ringan atau furnitur yang mudah dipindah (portable) atau bisa juga dengan cara penggunaan furnitur yang bisa dilipat dengan menggabungkan dua aktivitas dalam satu furnitur. Misalnya, kasur yang bisa dilipat dan tempat tidur yang multi fungsi menjadi lemari, meja belajar, dan sebagainya.

Sebelum cara-cara diatas dilakukan, sebenarnya beberapa prinsip desain interior yang biasa diterapkan dalam mendesain ruangan kecil juga perlu diperhatikan. Beberapa diantaranya adalah irama, kesatuan, dan proporsi. Irama merupakan penggabungan pola yang digunakan dan diolah sedemikian rupa sehingga menghasilkan elemen estetika tersendiri di dalam ruangan. Kalau kesatuan maksudnya seperti adanya keselarasan antara berbagai jenis yang terkait dengan interior desain. Misal, penggunaan material dan warna harus dapat menyatu sehingga menghasilkan suatu bidang yang sempurna. Sedangkan proporsi merupakan skala dalam ruangan. Dimensi setiap elemen dalam ruangan diselaraskan berdasarkan elemen yang terkandung dalam ruangan.

Sebagai desainer bidang interior yang profesional, Baim sudah banyak menangani berbagai macam proyek. Beberapa proyek diantaranya adalah apartemen, rumah makan, rumah tinggal, klinik, dan lainnya. Hampir sebagian besar klien Baim pun merasa puas dan senang terhadap hasil desain interior yang dibuatnya. Contohnya saja Hasyim, salah satu klien asal Bandung yang memberikan pujian langsung kepada Baim, “saya senang sama desainnya, bagus.” Maka tidak heran banyak klien yang menyerahkan konsep sepenuhnya kepada Baim meskipun ada pula beberapa yang memberikan referensi berupa gambar.

Jadi, buat kamu yang memiliki ruangan kecil jangan putus asa dulu. Ternyata ada cara yang dapat dilakukan untuk membuat ruangan kecil menjadi terasa lapang. Menurut pengalaman penulis, cara yang disarankan Baim dapat dengan mudah diterapkan dan menjadikan ruangan kecil terasa lebih nyaman serta bernilai estetika. Semoga cara-cara dari Baim tersebut bisa membantumu dalam mengatasi ruangan kecilmu, ya! [Nickie Almira/PNJ]

Comments

comments