Jumat , Desember 14 2018
Home / Opini / Kunci Rahasia Sukses Seorang Pengusaha

Kunci Rahasia Sukses Seorang Pengusaha

Dunia adalah suatu kehidupan nyata dan bukan tempat untuk bersembunyi. Manusia diberi anugrah berupa akal pikiran oleh Allah dengan satu tujuan, yakni agar manusia bisa menghadapi segala problematika yang ada dalam kehidupan ini dengan penuh tanggung jawab. Dari sini manusia harus punya semangat dalam menyikapi hidup. Mereka harus punya etos kerja yang tinggi untuk mencapai impiannya, sukses didunia dan sukses diakhirat. Sukses dalam artian manusia yang telah meraih impiannya. Sehingga mampu untuk menjalankan kehidupannya dengan baik dan penuh rasa syukur, nah.. kita akan memberikan bagaimana seorang pengusaha bisa meraih kesuksesan?

Ada beberapa kunci untuk menuju kesuksesan sebagai berikut;

Kekuatan spiritual
Seorang pengusaha berada antara berbisnis dan beribadah,ada yang mengatakan “ibadah ya, urusan ibadah. Berbisnis ya urusan bisnis, tidak bisa disatukan antara urusan dunia dan akhirat”. Definisi itu bisa diartikan salah. Rosulullah mengajarkan bahwa.

اعمل لدنياك كانك تعيش ابدا واعمل لاخرتك كانك تموت غدا
Berbuatlah untuk duniamu seakan-akan kamu hidup selama-lamanya, berbuatlah untuk akhiratmu seakan-akan kamu mati esok.

Kita tidak hanya memikirkan dunianya saja, akhiratpun harus kita pikirkan. Jadi, ibadah dan berbisnis bisa kita satukan. Berbisnis dengan niat beribadah menjadikan merasakan kenikmatan yang ada di dunia dan di akhirat. Agama mencakup seluruh kehidupan, islam memberikan rambu-rambu kehidupan kita, mulai dari kita bangun tidur hingga tidur kembali, mulai dari kita lahir di dunia ini sampai kita kembali ke maha pencipta. Karena itu dalam aspek kehidupan, aspek spiritual tidak boleh diabaikan, menurut ilmu, berpolitik, mendidik anak, berbisnis, harus selalu memuat nilai tuntutan spiritual didalamnya, termaksud dalam berintraksi sosial.

Seorang pengusaha harus yakin dan percaya atas takdir dan rizki yang Allah tetapkan, sehingga telah terjamin hidupnya, kekuatan spiritual dalam diri seorang pengusaha bisa merasakan aman, tenang, tanpa merasa khawatir dan takut dengan apa yang akan terjadi kepada dirinya, keyakinannya sejalan dengan kehendak Allah hingga ia mencapai kesuksesan dalam usahanya. Inilah yang jarang dimiliki oleh seorang pengusaha.

Jika diibaratkan kehidupan adalah sebuah bejana yang didalamnya terdapat batu-batu besar, kerikil, pasir, dan air, berarti spiritual yang dimaksud adalah air, karena ia yang mampu menyentuh setiap sisi kehidupan.

Berani mengambil keputusan dan menerima risiko

Hidup ini adalah pilihan, dan dalam setiap pilihan Allah SWT menciptakan risiko. Solusinya adalah bagaimana kita mengelolah atau menyikapi risiko-risiko tersebut. Seorang yang memilih tujuan hidupnya kesurga senantiasa ia menjalani, melakoni, mengikuti aturan Allah, begitu pula sebaliknya.

Dalam berbisnis hal tersebut berlaku, ketika kita memulai untuk terjun ke dunia bisnis, kita sudah berhadapan dengan risiko-risiko, antara lain tidak memperoleh hasil yang tetap dan rutin lagi atau tidak semena-mena mengunakan uang perusahaan untuk kepentingan pribadinya.

Bisnis adalah kenyataan tentang bagaimana merencanakan kesuksesan, mengelola, dan meminimalisasi sebuah risiko. Berbisnis bukan hanya dituntut untuk berani mengambil keputusan untuk melakukan sesuatu yang beda, tapi juga dituntut keberaniannya dalam bermimpi, bertindak, berani untuk kaya bahkan juga untuk rugi.

“Keberanian adalah modal seorang pengusaha untuk meraih kesuksesannya”

Berani memutuskan untuk berbisnis ketika yang lain memilih untuk menjadi karyawan. Berani membuat suatu perbedaan dilingkungan, berani menghadapi risiko-risiko dan memecahkannya, berani bercita-cita dan bermimpi yang tinggi tentang usahanya. Dan yang penting adalah berani untuk gagal dalam meraih kesuksesannya.

Teman dan lingkungan yang mendukung

Keberadaan teman dan lingkungan juga akan sangat memengaruhi semangat kita dalam berbisnis. Inilah sebabnya silaturahmi atau dalam istilah ekonominya adalah networking, mendapat perhatian khusus dalam menjalani bisnis. Dari sana kita dapat mempererat persaudaraan. Tapi juga inovasi, inspirasi, bahkan tidak jarang pula banyak orang yang mendapat peluang-peluang bisnis lain setelah melakukan silaturahmi.

Saat ini banyak komunitas-komunitas pengusaha baik di dunia nyata maupun di dunia maya. Mereka berbagi tips dan pengalamannya, bercerita, bahkan mempromosikan produknya. Jangan malu untuk bergabung dengan mereka, itu adalah langkah yang baik untuk calon pengusaha.

Cerdas mengelolah modal

Modal adalah jumlah nominal yang akan dikeluarkan untuk memulai usaha. Hakikatnya, modal itu bukan hanya berbentuk uang, melainkan bisa berbentuk banyak hal.

“Keinginan untuk berbisnis pun adalah modal yang mahal, keinginan berarti cita-cita, cita-cita berarti motor penggerak sebuah energi yang dibutuhkan oleh para pengusaha untuk meraih beragam kesuksesan”

Ketika sudah memiliki cita-cita berbisnis, kita akan lebih mudah menetapkan langkah-langkah selanjutnya. Usaha tidak harus dengan modal yang berat. Tetapi tekat, kemampuan, ide cemerlang, keberanian, komunikasi, teman-teman, skill, semua yang berpotensi untuk menjadi modal usaha. Dalam sebuah usaha, modal bukanlah segalanya tapi yang lebih penting yaitu mental wirausaha.

Jeli melihat peluang

Seorang pengusaha harus bisa melihat peluang yang akan ia jadikan usaha, dan harus pintar dalam memanfaatkan sebuah peluang. Peluang diibaratkan sebagai emas berharga yang sayang jika dilewatkan. Jika kita ingin menjadi seorang pengusaha yang sukses maka jangan sekali-sekali mengabaikan sebuah peluang. Peluang berarti juga pasar. Jika seorang ingin berhasil, seorang pengusaha harus cerdik menangkap dan memanfaatkan sebuah peluang, kemudian mengambil keputusan yang tepat agar memenangkan persaingan dipasar. Dengan kreativitas seorang pengusaha bisa menciptakan atau memanfaatkan sebuah peluang, dan memaksimalkan sumber lain yang bisa mendukung agar peluang dan kreativitas itu berhasil.

Dermawan

Dan poin penting seorang pengusaha yang sukses adalah menjadi dermawan, banyak pengusaha lain yang turut sukses dengan mengamalkan poin ini.

Rasululloh SAW. Mengilustrasikan orang yang kikir dan orang dermawan dengan dua orang yang memiliki jubah. Orang yang dermawan terus menerus memberi dan menyedekahkan hartanya, sehingga jubahnya yang ia pakai terus melebar. Demikian pula dengan baju perangnya yang terbuat dari besi, sehingga bekas-bekas telapak kakinya terhapus. Sementara itu, orang kikir terlalu kuat memegang hartanya, semakin hari semakin berkuranglah hartanya bahkan menyempit hingga jiwanya tersendat. Al-Quran pun dengan tegas menyinggung tentang keutamaan bersedekah. Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya dijalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai pada setiap tangkai terdapat seratus biji, Allah melipatgandakan bagi siapa yang dia kehendaki dan Allah maha luas maha mengetahui.

Inilah enam kunci kesuksesan yang telah diamalkan oleh para pengusaha sehingga meraih sebuah kesuksesan, di dunia dan di akhirat. Semoga enam kunci ini menjadikan inspirasi bagi calon pengusaha.

-Abdul Rasyid Ismail, Mahasiswa STEI SEBI

Comments

comments