Kamis , Desember 13 2018
Home / Jabar / Bekasi / Karawang, Lumbung Padi dan Kota Industri

Karawang, Lumbung Padi dan Kota Industri

Ilustrasi. (Istimewa)

Perbincangan mengenai Karawang sebagai lumbung padi yg terkikis menjadi kota industry sangat ramai di perbincangkan, tapi sebenarnya kemanakah arah perbincangan ini , kota karawang yang dulu lumbung padi sekarang berganti jadi kota industry? , atau bisa jadi yg di maksud adalah masih tersisakah lahan sawah setelah menjadi kota industry tersebut?. Dari pertanyaan pernyataan ini memiliki makna yang berbeda, lalu sebenarnya apa yg sedang di perbincangkan ini? , pada tulisan kali ini saya akan membahas tentang permasalahan tersebut.

Karawang adalah sebuah kabupaten di Tatar Pasundan yang berada Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor di barat, Laut Jawa di utara, Kabupaten Subang di timur, Kabupaten Purwakarta di tenggara, serta Kabupaten Cianjur di selatan. karawang memiliki luas wilayah 1.737,53 km2.

Terdapat berbagai macam potensi yang di miliki oleh karawang, diantaranya adalah sector industry dan pertanian. sector Industri di Karawang berkembang karena lokasinya yang dekat dengan Ibukota Jakarta, serta menjadi pintu gerbang Ibukota Jakarta dengan adanya Gerbang tol Cikampek. Selain itu lahannya yang masih luas, serta masyarakatnya yang cukup padat apalagi dengan datangnya para pendatang. Sehingga potensi Industri di Karawang cukup bagus, hal itu dibuktikan dengan adanya 6 kawasan industri besar di Karawang yaitu, kawasan industry indotaisei, kawasan industry KIIC, kawasan industry mitra karawang, kawasan industry PT. Timor putra nasional, kawasan industry kujang cikampek, dan kawasan industry surya cipta. Akan tetapi perkembangan industri di Karawang dapat mengancam identitas Kabupaten Karawang sebagai lumbung padi, apalagi apabila rencana pembangunan internasional di Utara Karawang jadi terealisasikan.

Selanjutnya di sector pertanian karawang memiliki Lahan pertanian yang sangat luas dapat digunakan sebagai penelitian padi nasional, untuk mencari bibit unggul yang dapat tahan terhadap serangn Hama dan kekeringan. Hal ini bisa dimulai dengan menjalin kerjasana yang baik dengan Perguruan Tinggi yang bergerak di bidang pertanian dan sosial. Hasil dari penelitian tersebut tentunya adalah pendapatan daerah yang meningkat, terutama dari bidang pertanian. Bahkan seharusnya Karawang bisa menjadi daerah lumbung padi nasional seperti pada jaman kerajaan Mataram.

Dari dua potensi di atas mungkin akan terlintas pertanyaan, bukannya ketika karawang menjadi kota industry ,lahan sawah atau pertanian itu akan terkikis? Jawabannya adalah meskipun beberapa wilayah persawahan karawang telah di alih fungsikan sebagai lokasi industry, akan tetapi pemerintahan karawang telah melindungi dengan membatasi jumlah persawahan yang di alih fungsikan menjadi lokasi pabrik, dan menjadikan area persawahan abadi yang tidak bisa di alih fungsikan sebagai pabrik. Oleh karena itu persawahan di karawang akan tetap terjaga karena di lindungi oleh pemerintah.

Karawang merupakan daerah yang sangat istimewa , karena merupakan daerah sebagai salah satu pemasok beras terbesar di Indonesia atau yang di sebut lumbung padi dan sekaligus sebagai kota industry yang sangat di incar oleh para investor. Dengan potensi yang sangat besar ini karawang bisa menjadi salah satu sumber pendapatan vital Negara untuk lebih mensejahterakan masyarakat dan karawang akan tetap di kenal sebagai lumbung padi nasional dan sekaligus kawasan industry yang sangat besar.

Ditulis oleh : Agus sulaeman, mahasiswa STEI SEBI

Comments

comments