Selasa , Desember 11 2018
Home / Berita / Internasional / Gantikan Ayahnya di KTT G20, Ivanka Trump Tuai Kecaman

Gantikan Ayahnya di KTT G20, Ivanka Trump Tuai Kecaman

Ivanka Trump terlihat duduk diantara para kepala negara di KTT G20 di Hamburg, Jerman. (REUTERS/Michael Sohn/Pool)

HAMBURG, jabarpos.id – Ivanka Trump menggantikan ayahnya, Presiden Donald Trump, mewakili Amerika Serikat dalam pertemuan antar kepala negara di KTT G20 di Hamburg, Jerman, Sabtu (8/7).

Putri sulung Donald Trump itu terlihat duduk bersebelahan dengan Presiden China Xi Jinping, Kanselir Jerman Angela Merkel, dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Kehadiran Ivanka itu dikonfirmasi Gedung Putih dan para diplomat AS.

Di sisi lain, kehadiran Ivanka di antara para pemimpin negara berpengaruh di dunia itu, memicu dugaan adanya nepotisme terhadap Trump, yang kerap mengutamakan keluarganya dalam posisi pemerintahan.

Pejabat Gedung Putih mengatakan pada AFP bahwa Ivanka sebenarnya berada di belakang ruang pertemuan, namun dia “maju ke depan” menggantikan ayahnya, saat Trump harus keluar ruangan.

Pejabat itu juga menekankan bahwa “ketika pemimpin negara lainnya keluar, kursi mereka langsung ditempati oleh wakilnya.”

Di luar dugaan, Merkel ikut membela Ivanka dan mengatakan, “itu sama seperti yang dilakukan semua delegasi lain.”

Tapi, barisan pembenci Trump langsung menjadikan itu sebagai bahan bakar baru untuk amarah mereka.

Salah satunya ahli sejarah Anne Applebaum yang meradang di Twitter. Dia mencuit “kehadiran sosialita yang tidak terpilih, tidak berkualitas dan tidak siap” bukanlah representasi yang bagus bagi Amerika Serikat.

Adapun kehadiran Ivanka di pertemuan itu bocor ke publik setelah pejabat Rusia Svetlana Lukash mencuit foto istri Jared Kushner itu di meja utama pertemuan, dikelilingi oleh para kepala negara.

“Menggantikan Presiden Trump di pertemuan G20 saat dia harus melakukan pertemuan bilateral,” cuit Lukash.

Sementara, pejabat yang tidak ingin disebutkan namanya, menyebut aksi Ivanka hal yang wajar. “Bukan hal yang aneh jika penasihat presiden duduk di depan. Itu sudah pernah terjadi,” katanya.

Trump memang kerap memuji Ivanka dan terus berusaha memperkenalkan putrinya itu pada para pemimpin dunia.

“Saya sangat bangga pada putri saya, Ivanka, sejak dia lahir,” kata Trump kepada Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau dan PM Australia Malcom Turnbull.

“Dia hebat. Seorang juara,” tambah Trump.

Lebih lanjut, Trump juga mengatakan bahwa hidup Ivanka akan jauh lebih mudah jika dia bukanlah putrinya.

“Jika dia bukan putri saya, tentu akan lebih mudah baginya. Mungkin itu hal terburuk yang terjadi pada Ivanka, jika kamu ingin tahu yang sebenarnya,” ujar Trump sembari tertawa.

Dalam pemerintahan Trump, Ivanka bergelar “First Daughter and Advisor to the President”. Hal yang kemudian memunculkan rumor nepotisme, terlebih suami Ivanka juga termasuk barisan penasihat presiden. Kendati keduanya bersumpah bekerja tanpa dibayar. []

Comments

comments