Jumat , Desember 14 2018
Home / Berita / Forjim Ikut Berlayar Bersama Kapal Ramadhan Selama Delapan Hari

Forjim Ikut Berlayar Bersama Kapal Ramadhan Selama Delapan Hari

MAKASSAR (Jabarpos.id) – Forum Jurnalis Muslim (Forjim) ikut serta dalam Kapal Ramadhan Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang akan berlayar selama delapan hari menuju Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Kapal akan singgah lagi di Kalabahi dan Kupang.

Sejak Selasa (29/5/2018) pagi, pukul 10.00 WIB, Adhes Satria dan Edy Susanto yang ditunjuk sebagai perwakilan Forjim bertolak dari Bandara Soekarno Hatta menggunakan pesawat Batik Air menuju Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar. Ada 10 media yang tergabung dalam misi Kapal Ramadhan tersebut.

“Setiba di Makassar, kami bermalam di Hotel Horison. Sore harinya kami sempat ngabuburit di Pantai Losari dan Masjid terapung  yang lokasinya tak jauh dari hotel kami,” kata Edy Susanto.

Menjelang Maghrib, tim media berkumpul di area Masjid Nurul Muttahidah untuk buka bersama dilanjutkan dengan shalat Maghrib berjamaah. “Es Pisau Ijo dan teh panas menjadi pelepas dahaga saat kami berbuka puasa. Suasananya tampak ramai,” tambah Adhes menambahkan.

Memasuki waktu Isya, sebagian tim media bergerak sendiri. Ada yang ikut shalat tarawih di Masjid Raya al Markaz Al Islami yang lokasinya tak jauh dari pusat kota. Setelah itu tim media bergeser ke sebuah resto untuk bergabung dengan para relawan ACT untuk dinner, sekaligus taaruf dan briefing dari pihak ACT.

“Pagi harinya, pukul 07.00 WIT, kami chek out dari hotel menuju Pelabuhan Garongkong di Kabupaten Barru, Selawesi Selatan, untuk mengikuti Pembukaan acara Kapal Ramadhan yang dibuka oleh Plt Gubernur Sulsel Soni Sumarsono dan Bupati Kabupaten Barru (diwakilkan).”

Dalam sambutannya, Kepala Cabang ACT Sulawesi Selatan Syahrul Mubarak mengatakan, Kapal Ramadhan akan berlayar dengan membawa 10 ribu paket sembako auntuk disalurkan ke 22 desa di empat kecamatan. Program sosial ini ditujukan kepada saudara-saudara kita di NTT. Seperti diketahui, angka kemiskinan di NTT sebanyak 22 persen atau 1,1 juta jiwa.

“NTT bagian dari masyarakat Indonesia tidak sendiri. Jangan sampe di akhirat nanti mereka mengadukan ke Tuhan. Dengan Kapal Ramadhan ini akan menjembatani umat muslim seluruh Indonesia sebagai wujud kecintaan kita kepada suluruh rakyat Indonesia,” kata Syahrul.

Ada kurang lebih 100 relawan, termasuk relawan medis, untuk memberikan layanankesehatan kepada saudara-saudarara di NTT. “Ini adalah misi kebaikan terbaik di bulan Ramadhan. Kapal Ramadhan ini insyaallah akan di gelar setiap tahunnya, sehingga diharapkan, tidak ada lagi yang kelaparan karena terancam gizi buruk. Inilah persembahan Sulsel untuk tepian negeri di seluruh Indonesia.

Sementara itu Vice Presiden ACT Iqbal Setiarso dalam sambutannya mengatakan, ACT sudah 13 tahun berdiri, berawal dari menolong bencana. Tidak kalah hebatnya, bencana kemanusiaan harus diatasi. Karena itu, jangan ada lagi rakyat Indonesia yang kelaparan.

“Kita sudah lama punya program pulau-pulau di Indonesia. Terlebih melihat kondisi riil masyarakat Indonesia saat ini, kita akan semangatkan optimisme sebagai bentuk kepedulian kita,” kata Iqbal. (des)

Comments

comments