Kamis , Desember 13 2018
Home / Ekonomi & Bisnis / Efektifitas Pelaksanaan Pembiayaan Lembaga Keuangan Syariah di Malaysia

Efektifitas Pelaksanaan Pembiayaan Lembaga Keuangan Syariah di Malaysia

Saat ini perkembangan pasar keuangan syariah sedang marak di dunia, khususnya di negara yang mayoritas berpenduduk muslim. sehingga lebih mendominasi bagi lembaga keuangan syariah untuk menyelaraskan diri dengan kemajuan yang ada. Hal ini, tentu menjadi tanggung jawab bagi Dewan Pengawas Syariah (DPS) untuk melakukan pengawasan yang lebih intensif terhadap sistem oprasional di lembaga keuangan syariah, agar pelaksanaan pembiayaannya tetap berada di dalam koridor prinsip syariat islam. baik dari segi akad nya maupun dari segi transaksinya.

Dalam sebuah reset yang di lakukan oleh mahasiwa universitas malaysia utara Waeibborheem Waemustafa dan Azrul Abdulah yang berjudul Mode of Islamic Bank Financing does Effectiveness of Sharia Supervisiory Board Mater yang jadi perhatian penulis yaitu untuk melihat apakah ada hubungan antara effetivitas antara Dewan pengawas Syariah (DPS), pembayaran upah, dan model pembiayaan yang ada di lembaga keuangan syariah. Peneliti memilih 18 unit bank syariah di Malaysia sebagai sampel. Dari hasil reset yang dilakukan ternyata ada perdebatan mengenai penerapan model pembiayaan syariah yang bisa dikatakan kurang efektif. Di ketahui di beberapa bank syariah masih ada yang menerapkan sistem bunga dalam oprasionalnya sementara islam secara jelas melarang adanya sistem bunga dalam transaksi syariah dan bank syariah belum sepenuhnya bersih karena kurangnya kontribusi untuk mencapai tujuan sosial ekonomi secara efektif.

Kemudian dari beberapa model pembiayaan yang ada di bank syariah masih terdapat kekurangan. untuk pembiayaan mudharabah sendiri mempunyai kekurangan yaitu, pertama, bank melakukan penjualan barang yang kepemilikannya belum seutuhnya menjadi milik bank; kedua, keuntungan yang belum jelas karena sitem yang digunakan yaitu sistem time value of money; ketiga, dalam penetapan harga di dalam akad murabahah; keempat, adanya peluang gagal bayar terhadap asset murabahah. Kelima, asset yang masih sifat nya hutang menggunakan akad al kharaj bil dhaman.

Peran Dewan Pengawas Syariah (DPS) sangat berperan penting untuk meminilimalisir tidak efektifnya pelaksanaan yang ada di lembaga keuagan syariah dengan model pembiayaan syariah.

Kemudian dari hasil penelitian ditemukan bahwa antara Dewan Pengawas Syariah dengan model pembiayaan yang ada di lembaga keuangan syaiah di Malaysia belum dikatakan efektif dan tidak mempunyai hubungan yang signifikan. Bahwasannya di lembaga keuangan syariah masih belum terlepas dari ketidakadilan karena masih banyak lembaga keuanagn syariah yang menerapkan system bunga. sementara idealnya lembaga keuangan syariah diwajibkan untuk mengikuti kepatuhan daripada dewan syariah. (Eti Rohmawati)

Comments

comments