Selasa , Desember 11 2018
Home / Ekonomi & Bisnis / Cikarang Surga Industri

Cikarang Surga Industri

Ilustrasi.

Cikarang adalah ibukota dari kabupaten Bekasi yang merupakan kawasan industri yang dipenuhi oleh berbagai jenis perusahaan, mulai dari perusahaan besar yang memiliki pabrik sampai ke perusahaan kecil/ menengah, sehingga tidak heran kalau banyak orang berdatangan dari berbagai daerah menuju kota ini untuk mencari pekerjaan, bahkan tidak sedikit pula orang yang berdatangan dari dalam maupun luar negeri untuk berinvestasi di perusahaan yang ada di kota tersebut.

Pada tahun 2015 tercatat 99 list daftar perusahaan yang ada di kawasan industri cikarang. Seperti PT Asia Channel Otopart (Uninda Aneka Sarana) Jl. Jababeka ll Blok C 19 K 021-89831519-20/021-89831521, PT Asia Honda Indonesia (Taiwan) Jl. jababeka XIV Blok J 11 G 021-8935911/021-8935909, dan lain-lain.

Dengan adanya kawasan industri tersebut, banyak manfaat yang dapat dihasilkan. Sebagaimana yang dikutip dari web ModernCikande mengenai dampak positif akan adanya pembangunan kawasan industri. Seperti Terbukanya peluang lapangan kerja baru, meningkatkan aktivitas Ekspor, memperbesar peluang usaha baru, meningkatkan indeks pertumbuhan ekonomi, maningkatkan arus urbanisasi dan pemerataan penduduk, dan lain-lain.

Di cikarang juga tidak sedikit tempat wisata yang bisa di kunjungi, sebagaimana kebanyakan orang mengenal cikarang itu sebagai kota industri saja, namun nyatanya kota ini juga masih menyimpan objek wisata yang layak di kunjungi. Seperti Kampoeng Djamoe Organik, Taman Buaya Indonesia Jaya, dan WaterBoom Lippo Cikarang,.

Kampoeng Djamoe Organik adalah tempat wisata yang cocok dikunjungi saat liburan bersama teman atau keluarga, dimana lokasinya tepat berada di Jalan Ciujung, Kawasan EJIP Pintu ll, Cikarang Selatan, Jawa Barat. Objek wisata milik Martha Tilaar ini luasnya sekitar 9 Ha, dimana di dalamnya dipenuhi dengan tanaman obat-obatan yang nantinya akan di olah dan diproduksi menjadi jamu, kosmetik, dll. tidak hanya itu, kita juga bisa melihat Danau Buatan dan sawah Padi Organik yang indah yang juga didukung dengan suasana yang menyejukkan.

Taman Buaya Indonesia Jaya atau yang kerap dikenal dengan Taman Buaya Cikarang merupakan tempat rekreasi yang cocok untuk melihat salah satu satwa liar yang dilindungi undang-undang, yaitu buaya. Lokasinya di Jl. Raya Serang-Cibarusah, Desa Sukaragam, Serang Baru, Cikarang, Jawa Barat. Jika kita mengunjungi pada hari libur, kita bisa melihat atraksi pawang yang bermain dengan buaya dan juga atraksi debus yang cukup menarik perhatian.

WaterBoom Lippo Cikarang yang merupakan tempat wisata yang paling populer yang menyajikan wahana air dengan berbagai fasilitas yang lengkap sebagai daya tarik untuk pemasaran. Lokasinya sangat strategis yaitu di Jl. adiun kav. 115. Objek wisata air ini berbeda dengan waterpark lainnya, karena di desain dengan nuansa alam yang asri dengan banyak di tumbuhi pepohonan sehingga kita bisa menikmati wahana air ini tanpa takut panas teriknya mata hari di siang hari.

Selain 3 objek di atas, masih banyak lagi pariwisata yang ada di daerah Cikarang seperti Saung Ranggon, Matador Family Waterpark, Megati Waterpark, Danau Ellysium, Uma Outbound Airsoftguns,Tugu Rawa Gede, Gobox Cikarang, Palem Indah Waterpark, Lippo Cikarang Citywalk, Mall Lippo Cikarang, dll. Cikarang juga memilik makanan khas sebagai oleh-oleh yang bisa di nikmati, seperti Kue akar Kelapa, Kue Kembang Goyang, Kue Biji Ketapang, Kue Telor Gabus, Dodol Betawi khas Cikarang, Bir Pletok, Bir Pletok Bubuk, dan lain-lain.

Sebagaimana kita ketahui banyak daerah di Indonesia yang dijadikan pusat kawasan industri. Pembangunan kawasan industri yang merupakan pusat kegiatan industri pengolahan yang dilengkapi sarana prasarana dan fasilitas penunjang lainnya yang disediakan dan dikelola oleh perusahaan. Dan merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menarik minat investor baik asing maupun lokal untuk menginvestasikan dananya melalui sektor industri. Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan konsumsi suatu produk/jasa yang semakin meningkat.

Ditulis oleh: Sofha Muzdalifah, Mahasiswi STEI SEBI.

Comments

comments