Kamis , Desember 13 2018
Home / Jabar / Bogor / Beredar Video ABG Berbuat Mesum di Kolam Renang, Polisi: “Baru Bisa Ditindak Kalau Ada Laporan”

Beredar Video ABG Berbuat Mesum di Kolam Renang, Polisi: “Baru Bisa Ditindak Kalau Ada Laporan”

Capture video mesum remaja di kolam renang. (Istimewa)

BOGOR, jabarpos.id – Video seks ABG di kolam renang ramai diperbincangkan. Selain membuat resah dengan adegan suami istri di tempat umum, video yang kadung menyebar lewat media sosial itu juga disebut-sebut berlokasi di Bogor.

Dalam video yang beredar, pasangan remaja yang diduga masih pelajar SMP menunjukkan adegan hubungan intim di sudut kolam renang.

Informasi yang dihimpun dari keterangan warganet, kolam renang itu disebut-sebut berada di kawasan Cimanggu. Seperti yang diutarakan pemilik akun @Fahrul_togul97 dalam Instagram. “Haha koplok, asa cimanggu we nya,” tulisnya.

Meski video hot itu menjadi perbincangan heboh, Polres Bogor Kota menyebut tak bisa mengusut jika tidak ada pihak yang melapor dan merasa dirugikan.

“Kalau aktor di video itu merasa tidak terima dan buat laporan, bisa ditindak. Kalau nggak ya tidak,” ucap Kasubag Humas Polresta Bogor Kota AKP Syarif Hidayat, seperti dikutip laman pojoksatu.id.

Disinggung soal adanya tim Cyber Patroli yang baru dibentuk Polersta Bogor Kota, ia menyatakan timnya hanya fokus menindak status yang isinya berisi hinaan pada polisi.

Di samping itu, tim Cyber Patroli juga bertugas mengawasi dan menindak tegas pelaku kejahatan di media sosial. “Intinya bisa ditindak kalau ada laporan,” tegasnya.

Padahal, aksi mesum ABG belakangan sudah membuat resah banyak pihak karena adegannya yang makin parah. Termasuk dari kalangan pen­didikan.

Sementara menurut Pakar Hukum Ujang Suja’i, polisi tidak bisa bersikap pasif dalam menerima informasi. Apalagi jika informasi yang diberikan sudah meresahkan banyak pihak.

“Polisi itu kan tugasnya membuat suasana jadi aman, nyaman. Mereka kan punya intel, mereka disuruh kerja, lidik, cari tahu siapa pen­gunggahnya, siapa orangnya, karena ini sudah masuk ke unsur pornografi,” kata Ujang.

Menurutnya, setiap ada hal-hal yang meresahkan masyarakat, polisi harus hadir memberi ketenangan.

“Nggak usah tunggu ada laporan. Itu kan sudah jelas ada videonya, tinggal intel yang selidiki. Jangan dibiarkan, mau jadi apa kalau pornoaksi sudah terang-terangan begitu,” sindirnya. []

Comments

comments