Jumat , Desember 14 2018
Home / Jabar / Depok / 194 Mahasiswa STEI SEBI Ikuti ACCESS-I 2017

194 Mahasiswa STEI SEBI Ikuti ACCESS-I 2017

DEPOK – Sekolah Tinggi Ekonomi Islam SEBI laksanakan kaderisasi alur kedua yang dinamai Acceleration of Emotional and Spiritual Intelligence (ACCESS-I) 2017. Kaderisasi alur kedua tahun ini memiliki konsep berbeda jika dibandingkan dengan alur kaderisasi tahun sebelumnya. Jika tahun sebelumnya alur kaderisasi kedua merupakan ajang akselerasi ekonomi, namun sekarang alur kaderisasi kedua menjadi ajang untuk memperbaiki aqidah dan memantapkan ibadah serta akhlak dari setiap calon pejuang dakwah STEI SEBI. ACCESS-I kali ini dilaksanakan dari tanggal 1-3 Desember 2017, bertempatkan di villa Alam Segar, Curug, Depok, Jawa Barat. Acara yang dikhususkan untuk mahasiswa baru 2017 ini diikuti oleh 194 mahasiswa.

Bertepatan dengan hari yang penuh berkah yaitu hari Jum’at, acara ini diawali dengan pendisiplinan peserta yang dilakukan oleh divisi Komite Disiplin (Komdis). Setelah dirasa cukup kondusif, acara dilanjutkan dengan kata sambutan oleh ketua pelaksana. Dalam sambutannya, Refialdi Dwi Putranto selaku ketua pelaksana menyampaikan persiapan-persiapan yang harus dilakukan oleh peserta ACCESS-I saaat mengikuti alur kaderisasi ini selama tiga hari. Selain dari ketua pelaksana, baik Presiden Mahasiswa dan Ketua Majelis Musyawarah Mahasiswa pun tidak lupa ikut mengingatkan peserta ACCESS-I agar meniatkan semua kegiatan ini atas dasar ibadah. Dan selalu mengingat bahwa dengan adanya kegiatan ini, dapat mempererat ukhuwah sesama muslim atas dasar cinta kepada Allah Swt.

Untuk mencapai lokasi ACCESS-I 2017, peserta diharuskan longmarch dari STEI SEBI. Dalam longmarch ini, diharapkan peserta dapat mengambil hikmah dan dapat mengaktualisasikannya dikehidupan sehari-hari. Setelah melaksanakan longmarch dan beristirahat sejenak, para peserta pun disuguhkan dengan materi Tema Visi Hidup Seorang Muslim sesi pertama yang dilaksanakan ba’da shalat Isya. Dalam sesi pertama ini, Ustadz Herwan Gunawan menjelaskan tentang bagaimana menjalankan hidup ini setiap manusia tentu menginginkan ketenangan. Untuk mencapai ketenangan itu kita bisa awali dengan memperbaiki shalat kita. Dalam materinya ustadz Herwan menjelaskan tentang filosofi shalat.

“Memperbaharui shalat, bukan hanya memperbaiki atau memperbanyak kuantitas tapi juga memperbaiki kualitas. Untuk itu kita harus ingat bahwa shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar, sebagaimana dijelaskan dalam Qs. Al-Ankabut : 45 dan ingatlah Qs. Al-Baqarah : 45-46 yang menjelaskan bahwa kita harus meminta pertolongan dengan sabar dan shalat. Kenapa sabar? Agar dengan sabar, shalat kita bisa khusyuk dan kita bisa mendapat ketenangan dari shalat kita. Maka dari itu perbaikilah shalat kita, yang nantinya akan memperbaiki hidup kita dan ibadah kita,” jelas ustadz Herwan dalam penyampaian materinya.

Selain menyampaikan materi filosofi shalat, ustadz Herwan juga menyampaikan tanda-tanda orang munafik yang salah satunya adalah meninggalkan shalat. Karena dengan meninggalkan shalat, maka kita telah menipu Allah. Dan itu merupakan perbuatan yang merupakan dosa besar. Simulasi pun juga mewarnai materi malam ini, simulasi agar kita yakin betapa Allah itu dekat melebihi dekatnya urat nadi kita. (sya)

Comments

comments